CARA MENULIS CERPEN PENGALAMAN PRIBADI – Hi, sahabat cerpenis. Pasti bukan hal yang baru lagi ya bagi kalian yang suka menulis jika pengalaman pribadi yang kita miliki dapat dijadikan karya tulis yang luar biasa. Menulis bukan hanya tentang bagaimana dunia imajinasi tetapi menulis dengan sesuatu kejadian yang nyata memiliki nilai lebih tersendiri.

Salah satunya ialah menciptakan karya tulis berdasarkan pengalaman pribadi yang kita miliki. Menulis cerita berdasarkan pengalaman pribadi kamu dapat menuangkannya kedalam bentuk cerita pendek atau biasa dikenal dengan sebutan cerpen.

Menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi akan memberikan kesan yang mendalam bagi penulis maupun pembaca, karena kisah yang terjadi didalam kehidupan terkadang banyak menginspirasi orang lain. Salah satu langkah tepat dalam mengabadikan cerita ialah dengan menulis. Tak ada salahnya kita membagikan pengalaman pribadi kita dalam bentuk tulisan, hal tersebut bukan hanya menguntungkan.

cara menulis cerpen pengalaman pribadi

CARA MENULIS CERPEN PENGALAMAN PRIBADI

Akan tetapi dapat mencetak sebuah karya tulis yang luar biasa. Apabila cerita yang kita tulis berdasarkan pengalaman pribadi banyak dibaca oleh orang lain, bayangkan saja berapa banyak orang yang akan terinsipirasi, terhibur dan lainnya tergantung dari konteks cerita yang kamu tulis.

Terutama bagi para pembaca yang memiliki pengalaman atau kisah yang sama dalam cerpen yang kamu ciptakan, tentu akan memberikan manfaat yang sangat luar biasa. Secara teknis dalam menulis cerpen ialah dimulai dari melirik kejadian yang paling mengesankan didalam hidup kamu sepertihalnya jatuh cinta, kesedihan. Patah hati, bersyukur dan lain sebagainya.

Baca Juga : Ternyata Ini Dia Cara Menulis Novel Yang Benar dan Mudah Untuk Kamu Terapkan

Apabila kamu telah memilih salah satu dari bagian yang mengesankan dalam kehidupan kamu. Maka dari itulah kamu dapat memulai menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi yang kamu miliki. Penasaran bagaimana caranya? Berikut akan kita bongkar rahasia terkait cara menulis cerepen berdasarkan pengalaman pribadi.

  1. Menentukan judul cerita

Judul merupakan elemn penting dalam sebuah karya tulis. Judul haruslah mengandung daya tarik yang kuat untuk pembaca. Judul merupakan kesan awal dari sebuahcerepen. Apabila judul memberikan kesan yang menarik tentu saja akan membuat ketertarikan pembaca terhadap cerepen tersebut semakin tinggi.

Menentukan judul dari cerpen berdasarkan pengalaman pribadipun haruslah dipikirkan serta ditentukan secara matang. Sehingga hendaklah untuk menentukan judul yang senada dengan tema. Judul yang menarik juga sangat menentukan kualitas serta pamor dari cerpen yang kamu tulis.

  1. Mengembangkan ide

Tentu saja apabila kamu menulis cerpen dari pengalaman pribadi kamu sudah memiliki ide awal dari cerita yang akan kamu jadikan karya tulis. Oleh karena itu dari ide yang telah muncul dari pengalaman pribadi hendaklah kamu kembangkan dengan kreatif, karena langkah awal dari menentukan ide sudah kamu dapatkan dari pengalaman pribadi yang kamu miliki.

Dalam memilih pengalaman pribadipun kamu juga harus memilih kisah yang memang paling berkesan dalam hidup kamu. Dari cerita tersebut kemudian kamu kembangkan dalam bentuk tulisan dengan menceritakan apa yang kamu alami dalam sebuah cerita pendek. Perlu diingat bhawa ide dasar tak hanya mentah dapat ditulis namun ide tersebut harus dikembangkan hingga dapat menjadi cerita yang menarik.

  1. Pastikan masalah dalam yang ada didalam cerita

Menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi tentu kamu harus memilih pengalaman pribadi yang kamu alami sendiri. Akan tetapi, pastikanlah bahwa dalam pengalaman tersebut ada sebuah masalah yang dapat kamu jadikan cerita dalam cerpen yang akan kamu tulis. Karena dengan adanya masalah yang kamu hadapi maka akan menjadikan cerpenmu semakin menarik.

Masalah bukanlah suatu hal yang berkonotasi negative saja, namun bisa juga sebuah kegelisahan hati karena cinta atau hal-hal lainnya. Oleh karena itulah dalam menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi harus mengandung masalah yang dapat membuat cerita menjadi lebih hidup.

Baca Juga : Perbedaan penerbit Indie dan Mayor

  1. Buatlah poin-poin yang akan kamu ceritakan dalam cerpen

Poin-poin dalam cerita haruslah kamu buat sedemikian rupa, buatlah masing-masing setiap konflik, solusi serta pesan yang ada dalam cerpen tersebut. Tentu saja hal itu akan sangat mempermudah kamu dalam menyusun cerita.

  1. To the poin

Dalam menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi kamu tidak harus bertele-tele meski kamu harus merangkai kata demi kata namun bukan berarti kamu harus menulis cerita dengan bertele-tele. Buatlah kalimat pembuka yang sederhana dan seperlunya saja sesuai dengan konteks cerita yang memang diperlukan. Jangan berlebihan karena itu akan mengurangi kesan cerita bagi pembaca.

  1. Menyusun rangkaian cerita

Rangkaian cerita yang akan ditulis, susunlah dengan rapi. Dari masing-masing poin yang telah kamu buat tadi tentu akan mempermudah kamu dalam menyusun rangkaian cerita. Namun, perihal menyusunnya kamu juga harus memiliki kemampuan yang baik.

Kemampuan tersebut haruslah ditunjang dengan daya kreatifitas yang tinggi. Untuk menghasilkan cerita yang menarik, kamu harus menata setiap susunan cerita dengan menarik pula, sehingga tidak akan menimbulkan kesan kejenuhan bagi pembaca.

  1. Menulis seperti berbicara

Menulis cerpen pengalaman pribadi, tulislah seolah-olah kamu berbicara dengan pembaca. Seperti halnya kamu curhat kepada seorangteman tentang pengalaman yang kamu alami. Gunakanlah gaya bahasa yang santai dan mudah dipahami. Cerpen yang tulis berdasarkan pengalaman pribadi memang terkesan kamu seperti membaca kisah dari pengalaman penulis.

Namun, dalam cerpen tersebut haruslah mengandung unsure pesan yang mendalam bagi pembacanya. Karena berbagi pengalaman melalui tulisan memang hal tidak mudah untuk dilakukan. Untuk itu, kamu harus benar-benar memanfaatkannya bukan hanya berbagi cerita saja, tapi tentang bagaimana cerita kamu dapat dikenang dan dapat menjadi pembelajaran atau inspirasi bagi pembaca.

  1. Menentukan ending

Ending dalam sebuah cerpen sangatlah penting. Happy ending atau sad ending hanya kamu yang berhak menentukan, karena itu adalah cerita yang kamu sendiri alami. Namun, terlepas semua itu buatlah kesan ending yang mengharukan pembaca, hal itu dapat menjadi nilai tambah tersendiri bagi cerpen yang kamu tulis.

Untuk itu, dalam menentukan ending cerita dalam cerpen, kamu harus pandai dalam memilih akhir yang sedih atau bahagia, karena itu juga akan menentukan kesan pada cerita yang kamu buat. Buatlah ending yang logis dari kisah yang kamu tulis, karena hal tersebut akan membuat cerita kamu lebih terlihat nyata.

Bagaimana nih sahabat cerpenis, menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi bukan suatu hal yang sulit bukan? Pada dasarnya dalam perihal menulis kamu sudah memiliki bekal awal yaitu ide dalam menulis. Dimana ide tersebut muncul secara alami dari pengalaman dari kisah yang kamu miliki, tentu saja dengan bermodalkan ide dari pengalaman pribadi akan mempermudah kamu untuk menulis cerpen.

Baca Juga : 6 Sikap Yang Menyebabkan Buku Kamu Tidak Terbit

Karena pada hakikatnya kamu sendirilah yang mengetahui kronologi dari kisah yang kamu pilih berdasarkan pengalaman pribadi kamu. Oleh sebab itu tentu saja dalam proses menulisnya akan sangat membantu. Kamu menceritakan pengalaman kamu kepada banyak orang dalam bentuk karya tulis yang bernilai. Tentu saja sangat bermanfaat. Yuk abadikan cerita dengan menulis. Happy writing ya ..