sumber foto: pexels.com

Di dalam kehidupan nyata, jika kamu seseorang yang egois dan hanya mementingkan diri kamu sendiri, maka kamu akan banyak kehilangan teman serta orang-orang yang ada di sekitarmu. Kamu tidak peduli dengan apa yang terjadi dan apa yang orang lain rasakan sehingga kamu akan sulit untuk mempertahankan hubungan yang kamu miliki dengan orang-orang di sekitarmu.

Hal yang lucu adalah seseorang yang egois umumnya jarang menyadari mengenai hal ini dan sulit bagi dirinya untuk mengakui atau mempertimbangkan bahwa dia memiliki sifat tersebut,

Namun, jika seseorang yang egois menggunakan hati nuraninya, maka dia dapat mengetahui bahwa sifatnya yang selalu mementingkan diri sendiri sangatlah merugikan dan ia harus menyadari hal tersebut.

Banyak orang yang berpikir dan berpendapat bahwa menjadi seseorang yang egois dan memiliki kebanggaan yang berlebih merupakan hal yang baik. Akan tetapi, jika kamu memiliki perasaan ini secara berlebihan hal ini akan membahayakan kamu dan hubungan yang kamu miliki. Ada sebuah kutipan yang sangat menarik untuk kamu ketahui.

Ketika kita fokus pada diri kita sendiri, maka dunia kita akan berkontraksi karena masalah dan kesibukan yang kita hadapi semakin besar. Namun, ketika kita fokus pada orang lain, dunia kita akan semakin luas. Masalah yang kita ahadari akan menyingkir dan kelihatan lebih kecil. Kita dapat meningkatkan kapasitas diti untuk melakukan tindakan welas asih. Penyerapan diri dalam segala bentuk akan membunuh empati dan belas kasih.

Bagaimana Kamu Tahu Bahwa Kamu Adalah Blogger yang Egois?

Jika kamu menjadi seseorang yang egois di kehidupan sehari-harimu, bukan tidak mungkin kamu akan menjadi seseorang yang egois juga dalam pekerjaan yang kamu jalani. Termasuk ketika kamu menjadi seorang blogger,

Seringkali ada beberapa hal yang kamu lakukan tanpa kamu sadari dan hal tersebut dapat dianggap sebagai sesuatu yang egois. Beikut ini beberapa hal yang akan membuat kamu diberikan predikat sebagai blogger yang egois.

Jika kamu merasa kamu memiliki salah satu atau beberapa dari tanda tersebut, maka kamu lebih baik mengubah sikap tersebut atau memilih mundur menjadi seorang blogger. Jika kamu mempertahankan sifat ini, dijamin kamu akan sulit untuk meraih kesuksesan sebagai blogger.

  1. Mengabaikan dan Tidak Memperhatikan Pembacamu

Pembaca merupakan satu-satunya pihak yang akan menentukan kesuksesan atau kegagalan blog yang kamu miliki. Kamu tentu sangat bahagian setiap kali kamu melihat pengunjung datang ke blog kamu. Kamu bahkan lebih bahagia jika ada yang meninggalkan komentar atau membagikan pos yang sudah kamu buat.

Namun, mengapa sebagian orang ada yang selalu mengabaikan pembacanya begitu saja? Kamu mungkin pernah melihat situasi dimana seorang pembaca bertanya kepada blogger suatu pertanyaan yang sangat bagus setelah membaca posnya.

Namun, sang blogger tidak memberikan tanggapan apapun dan mengabaikan pembaca tersebut. Sebenarnya, hal ini sudah menjadi sesuatu yang umum di dunia blog, namun mengapa harus demikian? Mengapa ada blogger yang tidak ingin menanggapi pembacanya?

Ya, mungkin kamu atau beberapa blogger lainnya tidak memiliki waktu untuk menanggapi komentar yang ditinggalkan oleh pembaca kamu. Namun, bagaimana ketika kamu memiliki kesempatan untuk melakukan ini? Apa yang menghentikan kamu untuk menganggapi pembacamu?

Tentu ada perbedaan disaat kamu selalu berinteraksi dengan pembaca melalui komentar di blog kamu dengan kenyataan bahwa kamu tidak memiliki waktu untuk selalu berinteraksi dengan mereka. Pembaca kamu pasti akan mengerti hal ini.

Namun, sebagian besar blogger telah menjadikan kebiasaan ini sebagai hal yang buruk. Banyak blogger yang merasa memiliki terlalu banyak komentar untuk ditanggapi dan mereka tidak punya waktu untuk ini.

Akan tetapi, jika kamu memang ingin berinteraksi dengan pembaca kamu, kamu dapat memberikan tanggapan pada beberapa komentar saja. Misalnya, berikan 5 hingga 6 komentar dari 20 komentar yang ditinggalkan pembaca di blog kamu.

Kamu dapat melihat ke postingan lain di blog kamu. Apakah kamu pernah menanggapi apa yang ditinggalkan oleh pembaca kamu? Jika kamu tidak pernah menanggapinya, dapat dikatakan bahwa kamu salah satu blogger yang egois. Segera hentikan hal ini dan cobalah untuk menghargai pembaca yang sudah datang untuk membaca postingan di blog kamu.

  1. Tidak Membaca dan Memberikan Komentar di Tulisan Orang Lain

Blogger yang baik juga merupakan pembaca blog yang baik.

Kamu memang tidak harus mengomentari semua blog yang ada di dunia ini, namun akan selalu baik jika kamu mengunjungi beberapa postingan yang dibuat oleh blogger lain dan menghargai pekerjaan orang lain sebagai sesama blogger.

Komentar merupakan salah satu cara terbaik untuk membangun hubungan yang solid dengan blogger lainnya. Hal ini merupakan masalah memberi dan menerima. Mengapa kamu sulit untuk membaca pos yang orang lain buat? Ingat, bahwa semakin banyak kamu membaca, akan semakin banyak juga kamu mempelajari hal-hal baru.

Jadi, kamu dapat dikatakan cukup egois jika kamu tidak pernah mau mengomentari blog orang lain, terutama blog orang-orang yang biasa berkomentar di postingan yang kamu buat. Kamu hanya butuh menerima gagasan yang dituliskan oleh blogger lain di blog mereka, meskipun mungkin informasi ini lebih menarik dari yang kamu miliki di blogmu atau berbeda dengan gagasan yang kamu miliki.

Jika kamu mampu menerima hal ini dan memberikan pendapat kamu dengan cara yang sopan di bagian komentar, maka kamu sudah mengalahkan sifat egois yang kamu miliki.

Mengomentari postingan blog orang lain juga dapat menjadi salah satu cara memasarkan blog yang kamu miliki. Pembaca baru mungkin akan datang ke blog kamu setelah membaca komentar yang kamu tinggalkan.

  1. Tidak Membagikan Postingan Orang Lain

Ingatlah bahwa berbagi merupakan salah satu bentuk kepedulian. Hal ini tidak akan membebani kamu hanya dengan mengklik tombol berbagi di postingan yang kamu baca. Kamu dapat membagikan hal ini kepada teman-temanmu.

Kamu membagikan sebuah postingan blog tidak hanya untuk mempromosikannya saja. Namun, mungkin ada teman kamu yang membutuhkan postingan ini juga. Selain itu, saat kamu membagikan postingan milik blogger lain, mereka kemungkinan besar juga akan kembali dan membagikan postingan dari blog kamu. Tentu hal ini akan menjadi interaksi yang saling menguntungkan.

Kamu termasuk blogger yang egois jika kamu tidak mau mencoba menguji pengorbanan yang kamu lakukan untuk membuat blog kamu semakin baik.

  1. Selalu Mencari Bantuan Pada Orang Lain Namun Tidak Memberikan Manfaat Pada Orang Tersebut

Sebenarnya sesuatu yang biasa saat kamu meminta bantuan kepada orang lain dan sesuatu yang baik saat orang tersebut tidak meminta imbalan apapun dari bantuan yang diberikan kepada kamu. Akan tetapi, satu pertanyaan yang selalu muncul saat seseorang akan memberikan bantuan kepada kamu adalah … apa untungnya bagi mereka?

Mungkin orang tersebut tidak akan menanyakan hal tersebut secara langsung dan mereka tetap membantu kamu. Akan tetapi, kamu harus tahu bahwa tidak mudah bagi seseorang untuk menghabiskan waktunya dan membantu kamu. Sebaiknya ada satu hal yang kamu lakukan untuk mengapresiasi apa yang sudah mereka lakukan tersebut.

Kamu mungkin meminta teman blogger lainnya untuk mengoptimalkan blog yang kamu miliki. Kamu dapat menawarkan untuk membuat postingan gratis di blognya saat mengajukan hal ini. Meskipun teman kamu mungkin menolaknya, namun setidaknya kamu sudah punya niat baik untuk mengapresisasi bantuan yang akan dia berikan.

Jangan bersikap egois saat meminta bantuan kepada orang lain tanpa memikirkan manfaat yang akan orang lain dapatkan dengan membantu kamu.